LOVE TEXT 1

Image

LOVE TEXT

Cast :

Ji Yeon T-Ara as Shin Ji Yeon (Komachi haruyoshi)

Kyu Hyun SJ as Cho Kyu Hyun (Arimasa Nikaido)

Jin Young B1A4 as Jung Jin Young (Nozomi Minazuki)

Rate : -17 (i think ?!)

Disclaimer : FF ini diangkat berdasarkan manga berjudul yang sama dengan FF ini karya Mitsubachi Miyuki (padahal bukan komikus favorit autan -_-), jalan ceritanya pun kurang lebih sama hanya ada beberapa yang author tambahkan dan kurangkan… authornya plagiat !! tapi karna autan suka banget sm komik itu makanya mau dijabarin dan sebarin ke yang lainnya. No Bash ! RCL Yes ! Happy Reading L(^-^L)(J^-^)J

Author POV

Shin Ji Yeon, gadis berusia 16 tahun pindah ke asrama sekolah menengah atas SungJo(?) demi bertemu dengan cinta pertamanya, Jung Jin Young. Dengan kepercayaan diri yang luar biasa ia berjalan menuju gerbang sekolah itu mengenakan seragam barunya. Blazer Pink yang masih terlihat sangat cerah yang diserasikannya dengan sneakers coklat yang mengiringi langkahnya pagi itu.
“Jin Young-ah… aku datang menemuimu !”  gumamnya seraya menarik nafasnya dalam – dalam. Perasaannya pagi itu sulit digambarkan, jika bisa mungkin hanya dapat digambarkan dengan secarik kertas yang penuh akan cat berwarna pink tanpa adanya gambar sedikit pun. “ahhh aku sangat merindukan Jin Young~ bagaimana rupanya saat ini ya ?? pasti semakin tampan dan lucu seperti dulu” ia pun membayangkan kejadian 10 tahun silam.

Flashback

Ji Yeon kecil mencanangkan pedang bambunya kepada Shun Woo –Baro- dan Dong Woo kecil –CNU- yang mengganggu Jin young. “hyak apa yang kalian lakukan ??” Ji Yeon menajamkan matanya menatap 2 namja kecil dihadapannya itu sedang Jin Young terlihat ketakutan dibalik tubuhnya. Shun Woo dan Dong Woo segera berlari pergi meninggalkan Jin Young dan Ji Yeon. “hyak jamkamman !!!” teriak Ji Yeon hendak mengejar namun langkahnya terhenti saat Jin Young menahannya.

“oh iya !! jimat kucing mu !!!” teriak Ji Yeon saat melihat sebuah Jimat berbentuk boneka kucing berwarna putih milik Jin Young yang tadi jatuh kedekat sungai karna Shun Woo dan Dong Woo melemparnya. “tunggu sebentar” Tanpa aba – aba Ji Yeon segera melompat kebawah untuk mengambil jimat itu, Jin Young mematung melihat apa yang dilakukan teman seperguruannya itu. Cucu dari pendiri perguruan kendo yang diikutinya.

“dapat !” Ji Yeon merangkak naik dan memberikan jimat kucing yang bernoda di sana dan disini itu dengan senyum mengembang di permukaan wajahnya. Jin Young tak segera mengambil jimat itu, ia sibuk memperhatikan kondisi Ji Yeon saat itu yang bisa terbilang parah. Luka berada disekujur tubuhnya, di lengannya, lututnya bahkan wajahnya. Jin Young tak bisa membiarkan Ji Yeon seperti itu hingga ia memutuskan untuk membawa Ji Yeon naik dipunggungnya. “cepat naik ! kita harus segera kembali ! nanti guru marah !” seru Jin Young seraya membungkuk mempersilahkan Ji Yeon naik kepunggungnya. “m..mwo ?” “sudah cepat naik !!”

Akhirnya Ji Yeon naik kepunggung Jin Young, ia melingkarkan lengannya di pundak Jin Young dan Jin Young pun menggenggam lengan Ji Yeon erat. sayangnya tubuh Jin Young saat itu lebih kecil dan pendek dibandingkan dengan Ji Yeon, sehingga bukannya menggendong Ji Yeon ia justru terlihat seperti menyeret Ji Yeon. Karna kaki Ji Yeon yang menapak permukaan bumi dan membuat jejak di tanah itu.

Flashback end

“Aku menyukaimu !” suara itu membuyarkan lamunan Ji Yeon, Ji Yeon segera menghentikan langkahnya dan menyembunyikan tubuhnya dibalik tembok belakang gedung olah raga “eh ? belakang gedung olahraga ? kenapa aku bisa sampai sini ??” ia bergumam seraya mengedarkan penglihatannya menatap sekeliling. Ia mendapati seorang yeoja dan namja disana. “eoh ? pernyataan cinta ?!” gumamnya begitu menyadari apa yang terjadi dihadapannya itu. Yeoja berambut pendek memberikan sebuah surat pada namja berambut hitam dihadapannya. Namja itu membuka surat tersebut perlahan. “kita mulai dengan berteman dulu ?” ucap namja itu yang terlihat seperti mengulangi bacaan didalam surat tersebut.

Namun, tak disangka ia justru melempar surat itu, menginjaknya kemudian ia mendorong gadis itu dan menguncinya di tembok. “satu ciuman saja cukupkan ?! dan enyahlah dari hadapanku” ucap namja itu kasar, Ji Yeon yang  melihatnya pun mulai geram. “aku sudah muak melihat blazer pink ini !!” seru namja itu dengan penuh penekanan yang disambut dengan tatapan takut sang yeoja. Melihat itu Ji Yeon tak bisa tinggal diam. Dengan tongkat kendo yang sedari tadi berada dibalik punggungnya ia segera menghampiri namja itu “hyakkk !!” teriaknya seraya melayangkan tongkat itu kepundak namja berambut hitam yang memakai blazer berwarna putih tersebut. “hyak !! apa yang kau lakukan namja bodoh !! namja jahat !! cepat minta maaf !!” teriak Ji Yeon menghardik namja tersebut. “kau yang bodoh ! kau yang seharusnya minta maaf, monyet !” kata – kata itu membuat Ji Yeon mematung. ‘monyet monyet monyet monyet monyet monyet monyet’ kata – kata itu seperti terngiang – ngiang di telinganya membuat ia geram dan menggertakan gigi “MWO ?? MONYET KATAMU ???”

oOo

                Ji Yeon berjalan di koridor dengan wajah yang direngutnya kesal seraya mencari Spade class, kelasnya. Namun karna kesal ia berjalan dengan langkah cepat sehingga ‘brak’ ia menabrak tubuh seseorang. “Ji Yeon ??” ucap namja berambut coklat dan memakai blazer hitam itu tepat saat ia membalik tubuhnya yang terjatuh di lantai. Ji Yeon yang juga terjatuh itu pun segera membulatkan matanya, seketika wajahnya merona “Uri Jin Young~” dengan perlahan namun pasti Ji yeon memeluk Jin Young, cinta pertamanya itu. Namun, tak diduga Jin Young justru melepaskan diri saat orang – orang disekitarnya melontarkan pertanyaan “siapa yeoja yang memeluknya itu”, “siapa yeoja itu ?” dan yang lain sebagainya. Ji yeon terbujur kaku terlebih saat Jin Young berdiri dan hendak meninggalkannya, kesedihan tergambar jelas diwajahnya.

“annyeong~ kau anak baru ya ??” seorang namja dengan tindikan diteliganya menghampiri Ji Yeon. “sekolah ini besar sih, jadi susah mencari heart class. Ikut aku !” namja itu segera menarik tangan Ji Yeon dan membawanya pergi. Sedang Jin Young menatap mereka dengan tatapan yang sulit dijelaskan.

“namaku Jang Hyuk Jae, kau bisa memanggilku Eun Hyuk.” Ji Yeon tersenyum ramah dan membalas. “aku Shin Ji Yeon dari Spade Class” Eun Hyuk tertawa mendengar ucapan Ji Yeon, Ji Yeon yang tak mengerti pun akhirnya bertanya
“wae??”
“mana mungkin kau itu Spade Class.. kau saja memakai Blazer berwarna Pink”
“maksudmu ??”
“disekolah ini terdapat 4 jenis kelas yang namanya diambil dari kartu remi. Pertama adalah Diamond class, kelas itu dikhususkan bagi para selebriti, orang – orang kaya yang keluarganya berpengaruh juga para politisi. Mereka biasa belajar mengenai sosialisasi dan politik. Blazernya berwarna putih.” Ungkap Eun Hyuk yang tentu saja di sambut dengan satu buah alis yang terangkat di wajah Ji Yeon. Ji Yeon teringat sesuatu ‘jadi namja kurang ajar itu dari Diamond class ??’ gumamnya dalam hati.
“yang kedua ada Club Class, kelas yang khusus mempelajari tentang tumbuhan. Cara menanam sayuran, bunga, buah kemudian mereka menjualnya. Blazernya berwarna hijau” lanjut Eun Hyuk.
“kemudian ada Spade Class, kelas yang tadi kau lewati itu. Kelas itu dikhususkan untuk para atlet seperti beladiri, basket dan lainnya. Blazernya berwarna hitam”
“ta..tapi aku… blazerku pink ?!”
“sabar… yang terakhir adalah Heart class. Kelas itu khusus mempelajari tentang segala yang berhubungan dengan cinta dan kasih sayang. Blazernya ya sama dengan yang kau dan aku pakai, pink !”
“MWO ????? tidak mungkin !! kenapa sekolah ini memberikanku seragam yang salah !!”
Ji yeon melangkahkan kakinya pergi, tak perduli pada Eun Hyuk yang terus saja memanggil namanya.

Ji Yeon terus berlari sepanjang koridor, mungkin ia mencoba untuk mengelilingi gedung sekolah yang kelewat besar itu. ‘brak’ lagi – lagi ditikungan ia menabrak seseorang. “hyak ! hati – hati !! jangan berlarian dikoridor !!” kata orang yang sudah berumur sekitar 40-50 tahunan yang berada dibelakang seseorang yang ia tabrak. “ neol gwaenchanna Kyu Hyun-ssi ??” lanjutnya lagi. “mwo?? Kau Kyu Hyun !! namja kurang ajar !!!” Ji Yeon menunjuk wajah namja yang tadi pagi ditemuinya itu. “kalian duluan saja” ucap Kyu hyun pelan pada dua orang pria paruh baya dibelakangnya. Dua orang itu pun mengangguk dan pergi.

“sedang apa kau disini ?? apa kau tau ini tempat apa ??” Ji yeon segera mengedarkan pandangannya. Matanya menangkap pavileon besar dengan ukiran disana – sini bak jaman romawi kuno dengan pilar – pilar yang berhimpit ditembok juga pintu – pintu yang memiliki sedikit ornament emas dan berlian di gagangnya. “ke..kenapa aku ada di istana ??” ucap Ji Yeon membuat Kyu Hyun tersenyum kecil. “monyet bodoh ! ini diamond class. Para monyet dari heart class dilarang keras masuk ke wilayah ini !” jelas Kyu Hyun penuh penekanan. “kau salah !! aku ini murid spade class !!” ji Yeon meninggikan suaranya mencoba meyakinkan Kyu Hyun. “Shin Ji Yeon, pindah kesekolah ini dan mengincar Spade Class spesialis Kendo. Masuk kesini untuk menemui cinta pertamanya Jung Jin Young. Benar – benar motif yang bodoh dan tidak murni, oleh sebab itu kau ku masukkan kedalam Heart Class. Kelas untuk monyet – monyet bodoh seperti mu.selesai. cepat kau pergi monyet ! aku mual melihat mu dan blazer pink mu itu !” Kyu Hyun berkata panjang lebar  seraya menajamkan matanya membuat ekspresi menakutkan yang selalu membuat semua orang takut, tapi tidak dengan Ji Yeon.

“Hyak !! memang kau fikir kau siapa ? seenaknya memasukkan ku kekelas heart class dan mencari informasi tentang ku ?!” balas Ji Yeon berteriak. “aku adalah ketua osis cucu dari pemilik sekolah ini. Sebagai ketua OSIS memperhatikan seluruh informasi siswa itu adalah kewajiban ku. Oleh karena itu aku tidak akan pernah peduli pada hal bodoh seperti surat cinta. Itu sangat memuakkan !” Ji Yeon geram, tubuhnya terasa sangat panas. Tentu saja dihina seperti itu membuatnya tak bisa tinggal diam. “orang kurang ajar seperti mu tak akan pernah mengerti !!” teriak Ji Yeon seraya berjalan tegas dengan kepala yang masih menengok kebelakang berbicara dengan Kyu Hyun. “benar – benar tak akan mengerti bagaimana perasaan perempuan karna ka…. aww !!” untuk kesekian kalinya Ji Yeon menabrak tubuh seseorang padahal Kyu Hyun telah memperingatkannya untuk berhati – hati dan berjalan lurus kedepan. “Ji..Ji..Jin young ?” ucap Ji Yeon menyerukan halus nama namja yang bertabrakan dengannya itu, namun Jin young hanya menatapnya kaget. “ada perlu apa Jun Jin Young ?” Kyu Hyun menghampiri Jin Young. “soal anggaran klub Kendo…” jawab Jin Young segera mencoba menghindari Ji yeon namun ‘greb’ Ji yeon menahan lengannya. “kenapa kamu diam saja ?? aku Ji yeon ! tadi kau juga memanggilku seperti itu !! apa kau tidak ingat ??” Ji yeon memicingkan kedua matanya, dalam hati ia benar – benar berharap bahwa Jin Young mengingatnya. Ia berharap cinta 10 tahun yang lalu itu dapat bersemi lagi. Ia benar – benar menaruh banyak harapan dimata dan hatinya. “aku…” Jin young membuka suaranya “tidak ingat…” ucapnya datar dan berjalan menuju Kyu Hyun meninggalkan Ji Yeon dalam rasa Shock yang luar biasa.

To Be Continued…

RCL ya J oh iya jangan lupa beli karya aslinya di Toko Buku terdekat maupun terjauh ! LOVE TEXT karya Mitsubachi Miyuki diterbitkan oleh M&C 2012. Cepet beliiiiiiiiiiiiii (J^o^L)

12 thoughts on “LOVE TEXT 1

  1. Wkakakkaa kocak . Ada ajah yah kelas kaya gt . Ksian jiyeon di pindahin ke heart class .wkKakkaka
    Kok jinyoungnya gt ? Penasara

    • oh iyaya~ hehe sebenernya Shin itu supaya bisa satu marga sama Yoon Joo. tapi emang authornya juga gatau marga Jiyeon sebenernya sih. jadi makasih kritik nyaaaa😉 makasih juga udah mampir🙂

  2. Jinyoung cri aman kah? makanya dia pura” gx kenal ma Jiyeon #soktau
    Jiyeon cinta bgt ma Jinyoung….
    hati” lho Kyu… tar km malah jd suka lg ma Jiyeon😛

give me your thoughts ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s