LOVE TEXT II

Image

LOVE TEXT

Cast :

Ji Yeon T-Ara as Shin Ji Yeon (Komachi haruyoshi)

Kyu Hyun SJ as Cho Kyu Hyun (Arimasa Nikaido)

Jin Young B1A4 as Jung Jin Young (Nozomi Minazuki)

Shin Yoon Jo Hello Venus ad Shin Yoon Jo (Aibara Ryo)

Lee Hyo Ri as Hyo Ri Seonsang (Bu Guru Miki)

Rate : -17 (i think ?!)
genre : Romance, School
Author : Banaby

Disclaimer : FF ini diangkat berdasarkan manga berjudul yang sama dengan FF ini karya Mitsubachi Miyuki (padahal bukan komikus favorit autan -_-), jalan ceritanya pun kurang lebih sama hanya ada beberapa yang author tambahkan dan kurangkan… authornya plagiat !! tapi karna autan suka banget sm komik itu makanya mau dijabarin dan sebarin ke yang lainnya. No Bash ! RCL Yes ! Happy Reading L(^-^L)(J^-^)J

Author POV

“huweeeee !!” “sudahlah Ji Yeon-ah~ 10 tahun itu waktu yang sangat lama… mungkin saja wajahmu berbeda dengan 10 tahun lalu…” seraya berjalan melewati koridor yang penuh dengan boneka beruang pink dari mulai yang sedang sampai yang seukuran tubuh manusia, lampion berbentuk hati dan bola – bola berwarna senada dengan tembok berwarna pink, Eun Hyuk mencoba menenangkan Ji Yeon yang terlanjur sakit hati dengan pernyataan Jin young sebelumnya. Kata – kata Jin young juga ekspresi datar nan dinginnya saat itu terus berputar dikepalanya bagaikan opera yang terus diputarnya. “tidak mungkin Jin Young melupakanku !! tidak mungkin !! karna kita telah berjanji !!” gumam Ji yeon dalam hati. “oh iya, kamar mandi berada di dekat pintu utara. Jika di asrama lain, namja tidak boleh masuk ke asrama yeoja. Tapi di asrama Heart Class ini, peraturan tersebut tidak berlaku..” entah sudah berapa kali Eun Hyuk berbicara panjang lebar namun tak ada sedikitpun perkataannya yang masuk ketelinga Ji Yeon. Seakan – akan pintu besi menutupi semua indra-nya.

“Ta-Dah !! ini kamarmu !!” Eun Hyuk membuka pintu berwarna ungu lavender yang didepannya bertebaran payet – payet berbentuk hati dan gambar – gambar sepasang kekasih dan simbol – simbol cinta yang disusun sedemikian rupa. “Annyeong~~~~” sapa yeoja yang saat itu menggerai rambut coklat bergelombangnya  dan memakai bando berwarna ungu itu. “cantik~” gumam Ji Yeon dan segera menghampirinya. “annyeong… naneun Shin Ji Yeon imnida ! Bangapseumnida !” ia mengulurkan tangannya, meminta jabat dari yeoja cantik dihadapannya itu. “naneun Shin Yoon Jo imnida !” jawab Yoon Jo membalas jabat tangan dari Ji yeon. “uwaa kalian sama – sama bermarga Shin !!” seru Eun Hyuk begitu menyadari dua gadis manis dihadapannya itu bermarga sama. Mereka semua pun mengakhiri perkenalan tersebut dengan tawa khas dan riang masing – masing. Ji yeon pun kembali ceria dan dapat melupakan sakit hatinya meski untuk sementara waktu.

oOo

                Shin Ji Yeon POV

Hari pertamaku masuk kekelas Heart. Awalnya aku takut karna walaupun aku sudah hidup selama 16 tahun dibumi ini aku belum pernah sekalipun berpacaran dengan seorang namja. Tapi, semua orang yang ada di kelas ini sangat lah baik dan ramah. Mereka menyapaku dengan wajah yang sangat menenangkan. Mungkin aku bisa melupakan Jin Young sejenak.mungkin.

Aneh, kelas ini sangat aneh. Ku sapu penglihatanku dan memantapkannya menatap tiap jengkal dinding serta langit – langit di ruangan berkapasitas 40 orang itu. Baik, biar kujelaskan se-aneh apa ruangan ini. Tembok itu penuh dengan gambar hati, langit yang biru, pantai dan yang paling menarik adalah tulisan ‘LOVE IS ALL’ di tiap sisinya, entah tulisannya besar atau kecil yang pasti LOVE IS ALL menjalar di setiap sisi ruangan. Kursinya, semua kursi disini memakai sebuah sarung berwarna pink sedang milik guru kami berbentuk hati.  Hampir semua sudut diruangan ini didominasi oleh pink. Benar – benar manis~

“Hyo Ri seonsang datang !! Hyo Ri seonsang datang !!” teriak seorang namja yang sebelumnya mengenalkan dirinya padaku bahwa ia ketua kelas disini. Umm~ namanya… eoh ! namanya Lee Sung Min !! wajahnya sangat imut !! kekeke lucu sekali. Aku tersenyum – senyum sendiri saat menyadari semua namja dan yeoja di ruangan ini memiliki wajah yang manis dan memiliki aura positif(?) sehingga membuatku bahagia berada disekitar mereka.

“morning anak – anak !!” Hyo Ri Seonsang datang. Tepat saat ia melangkah menuju ruangan kami mataku membelalak lebar. Guru kami tersebut nampak muda dengan rambut berwarna coklat gold yang dicepolnya, poni lurus yang menutupi dahi-nya beserta accesories bunga – bunga yang beraneka warna disana. Guru tersebut nampak cantik dan eksotis mengenakan gaun hanbok modern berwarna biru muda. “pelajaran hari ini… umm~ apa yang kalian lakukan saat bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan sangat kalian sukai??” ucap Hyo Ri seonsang membuyarkan lamunanku. Sepertinya aku tahu jawaban itu. “jeogi !” Yoon Jo menunjuk tangannya dan berdiri seketika ruangan menjadi hening semua mata tertuju padanya. Ya, sama persis dengan apa yang kudengar dari Eun Hyuk. Yoon Jo bagaikan seorang putri bunga, dimanapun ia berada ia akan selalu menjadi pusat perhatian.

“aku akan memanggilnya lembut dan halus dari kejauhan, sehingga saat ia menoleh ia merasakan perasaan yang berdebar luar biasa…” jawab Yoon Jo, aku menyunggingkan senyum seraya bertepuk tangan terbawa suasana kelas yang ribut karna bersorak sorai untuk Yoon Jo. Aku pun tak mau kalah dan segera menunjuk tanganku “aku akan berlari kearahnya dan memeluknya saaaaaaaaaaaaaangaaaaaaaattt eraaaat !”

oOo

                “hiks.. hiks… kenapa aku harus menerima hukuman ini ?? sudah dihukum, nilaiku pun minus 2. Aku kan anak baru dan tidak tau apa – apa… hiks.. hiks…” aku berjongkok ditengah lapangan yang penuh dengan kotoran disana sini. Hyo Ri Seonsang bilang, apabila aku melakukan itu maka namja manapun akan merasa takut dan lambat laun menjauh. Aku jadi berfikir, mungkin saja selama aku disini aku akan terus menyapu halaman. Nilai cinta ku nol besar !!

“annyeong~ terimakasih untuk yang kemarin. Tak kusangkan kita sekelas” seseorang menghampiriku yang sedang benar – benar terpuruk. Aku mengenalnya gadis yang menyerahkan surat cinta untuk Kyu Hyun si namja kurang ajar ! eh ? surat cinta ?! “jamkamman” aku merogoh sakuku terburu – buru dan setelah mendapatkan apa yang kucari aku segera menyerahkannya pada yeoja itu. “ige” ia menatap kertas yang penuh selotip itu nanar. “aku mengambilnya kemarin. Kufikir itu adalah perasaanmu yang tulus. Aku tidak akan membiarkan orang lain membaca dan mengejekmu. Simpanlah” ucapku pada yeoja yang kini matanya telah berkaca – kaca itu. Membuatku turut menangis. Ya, sebenarnya aku memang yeoja yang lemah dan mudah terhanyut. Ia mendekap surat itu erat dan pada akhirnya menangis. “gomawo… gomawo… hiks hiks” ia menyeka air matanya dan tersenyum kepadaku. Entah perasaan apa ini tapi aku sangat bahagia melihatnya tersenyum.

“hyaaakkkk !! Jin Young oppaaaa !!!” “uwaaaa Jin Young Sunbae !! saranghae !!!” suara berisik itu membuatku ingin  tahu. Aku menoleh kesumber suara sejenak. “ada apa ya ??” gumamku. “oh.. itu.. ada Jung Jin Young-ssi dari Spade Class tingkat 2. Seperti biasa di saat istirahat seperti ini ia sedang berlatih bersama temannya.” Aku segera tersenyum senang. ‘Uri Jin Young ?’ gumamku dalam hati dan berjalan menuju kearahnya. Namun aku harus segera menghentikan langkahku saat ku lihat 2 orang namja memegang surat milik yeoja tadi dan mengejeknya.

Author POV

“heh ?! apa ini ?? surat cinta ? untuk Kyu Hyun ?” namja berambut hitam pekat memakai tindikan di telinga kirinya itu mengibas – ngibaskan surat milik yeoja tersebut ke muka publik. Sehingga semua orang yang disana mencibir dan menatap yeoja itu tajam. Tentu saja Ji yeon tidak akan pernah tinggal diam. Ia mengepalkan tangannya erat. Disisi lain Kyu Hyun yang merasa nama nya disebut itu menghentikan langkahnya menuju gedung olahraga A. Ia akan mensurvei gedung tersebut. “eh, ada banyak tambalan. Aaahhh~ kau menembaknya dengan sadis ya ??” ucap namja di sebelahnya. “Kyu Hyun-ssi… jika kau menolakku robek saja surat itu… bla bla bla… ahahaha” lanjut namja itu lagi dengan meninggikan pita suaranya mencoba agar gelombang suara yang keluar dari mulutnya menyerupai suara perempuan. Yeoja berambut pendek itu menundukkan kepalanya menahan malu dan takut yang besar.

“BABOOOOOOOO” Ji Yeon melayangkan tendangannya tepat kewajah dua orang namja itu dan segera menunjukkan dirinya menutupi yeoja berambut pendek. Semua pasang mata disana merasa takjub dan kagum juga kaget dengan apa yang Ji Yeon lakukan tak terkecuali Kyu Hyun. “apapun itu kalian tidak berhak menyentuhnya !!! tangan kotor seperti kalian dilarang keras menyentuh perasaan suci ini !!!” bentaknya keras. “karna… karna…” Ji Yeon hendak menangis terlihat dari bagaimana cairan tak berwarna itu menutupi hampir setiap iris matanya. “karna perasaannya begitu halus dan murni !! surat cinta nya juga !! orang bodoh seperti kalian mana mengerti ketulusan dan kemurnian eoh ?!!!” bentaknya lagi kini air mata telah menetes di pipinya. Cepat – cepat ia menghapuskan benda cair itu. “mwo ?? apa kau bilang ??” salah satu namja yang tadi mendapatkan hadiah tendangan kaki dari Ji Yeon pun maju dan hendak melayangkan tinjunya namun sebuah pedang bambu yang merentang didepan wajahnya membuatnya berhenti. “jika kau berani menyentuh Ji Yeon ! akan kupastikan kau akan berurusan langsung denganku !” seketika hening, dua namja tadi segera berlari ketakutan. Ji Yeon yang juga kaget itu segera berbalik dan “Jin Young ??” sadarnya begitu melihat sesosok namja berambut coklat dan memakai baju kendo itu tepat berdiri dibelakangnya. Menyelamatkannya.

Jin Young yang merasa takut dan malu pun segera pergi dari hadapan Ji Yeon. Namun, Ji yeon segera mengejarnya. “jamkamman ! Jin young-ah ! Jamkamman !” Jin Young menghentikan langkahnya menuruti perkataan yang keluar dari mulut manis Ji Yeon. Ia pun segera berbalik. “kau mengingatku kan ?? tadi kau menyeru namaku !! kau ingat aku kan ?!” lagi – lagi harapan Ji Yeon tergambar dari kerlingan matanya yang berbinar seolah terpantul kemerlip bintang. Ya, bintang milik Ji Yeon ada didepan matanya saat ini. Namun, bintangnya itu hanya terdiam kaku. “Jin Young-ah !! jangan membohongiku !!” ucap Ji Yeon lagi. Jin Young masih diam, ia merogoh sakunya dan mengeluarkan benda kecil yang selalu dibawanya itu. “ah ! itu jimat kucing !!!” Ji  yeon mengambil langkah berlari dan mendekati Jin Young, mengambil jimat kucing yang ditunjukkannya. Ji yeon memeluk jimat itu erat. “mana mungkin aku lupa padamu ?? Ji Yeon-ah”  tanpa aba – aba Jin Young melangkah maju dan memeluk yeoja dihadapannya itu. “pertama kali bertemu, aku kaget karna kau berubah menjadi sangat manis” ungkap Jin Young malu – malu tergambar dari  wajahnya yang memerah. “terlebih saat itu kau berpegangan tangan dengan seorang namja” tambahnya lagi. Membuat Ji Yeon tersenyum senang. “hihihi~ kau cemburu pada Eun Hyuk ?!” gumamnya dalam hati.

Disisi lain, yakni tepat di jendela gedung dekat Ji yeon dan Jin young berdiri, seorang namja mengawasi mereka. “warna pink miliknya lah yang paling mencolok ! dan mengganggu !” ucapnya penuh penekanan seraya meminum segelas teh yang telah terhidang di meja nya.

To Be Continued….

RCL ya J oh iya jangan lupa beli karya aslinya di Toko Buku terdekat maupun terjauh ! LOVE TEXT karya Mitsubachi Miyuki diterbitkan oleh M&C 2012. Cepet beliiiiiiiiiiiiii (J^o^L)

13 thoughts on “LOVE TEXT II

  1. Lanjut thor,ak jd pnsran bgt sma manga’y dech…
    Tp untung ada author yg nyalin jd ff,jd brsa baca manga dech,
    thor jgn lma2 ea update’y?

  2. pdahal Ji dihukum krna gx bsa jwb dg benar,, tp pas ada yg mw ngerendahin tu yeoja kemaren jwb’an Ji daebak🙂
    jd itu alasan Jinyoung,, berarti yg pertama ktmu krna kaget yg kedua sengaja cuek krna cemburu😀
    itu Kyu kah?
    knpa ngomong gtu?
    Lanjut

give me your thoughts ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s