LOVE TEXT III

Image

LOVE TEXT

Cast :

Park Ji Yeon T-Ara as Shin Ji Yeon (Komachi haruyoshi)

Cho Kyu Hyun SJ as Cho Kyu Hyun (Arimasa Nikaido)

Jung Jin Young B1A4 as Jung Jin Young (Nozomi Minazuki)

Shin Yoon Jo Hello Venus ad Shin Yoon Jo (Aibara Ryo)

Lee Hyo Ri as Hyo Ri Seonsang (Bu Guru Miki)

Rate : -17 (i think ?!)
genre : Romance, School
Author : Banaby

Disclaimer : FF ini diangkat berdasarkan manga berjudul yang sama dengan FF ini karya Mitsubachi Miyuki (padahal bukan komikus favorit autan -_-), jalan ceritanya pun kurang lebih sama hanya ada beberapa yang author tambahkan dan kurangkan… authornya plagiat !! tapi karna autan suka banget sm komik itu makanya mau dijabarin dan sebarin ke yang lainnya. No Bash ! RCL Yes ! Happy Reading L(^-^L)(J^-^)J

oOo

mudah terluka sekaligus tangguh. Perasaan cinta sungguh rumit!

Author POV

Jun yoo-ah, ige… aku yang membuatnya sendiri” Seorang gadis ber-kepang tengah memberikan sekotak kue untuk kekasih nya Jun yoo. Namja tersebut pun mengambil salah satu kue yang terdapat di kotak itu malu – malu. Keduanya masih awam dalam hubungan percintaan.
“gomawoyo” jawab namja itu seraya menggigit sebagian kue itu penuh perasaan. Namja tersebut terdiam cukup lama membuat kekhawatiran yeoja ber-kepang itu muncul. “tidak enak ya?” Tanya yeoja tersebut. Namja itu masih terdiam. Tak berapa lama namja tersebut yang semula hanya menunduk kini mendongakkan kepalanya dan menatap yeoja tersebut. “tidak… enak kok” jawab namja itu seraya menunjukkan wajah pucat pasi. Diduga namja tersebut terkena gejala alergi (muncul bentol, kejang dan wajah pucat) mendadak.

“WAAAAAA!!!” teriakan itu muncul dari kelas heart. Kelas dimana gadis bernama Shin Jiyeon belajar mengenai cinta serta kasih sayang. Meskipun menolak pada awalnya namun gadis itu sedikit demi sedikit mulai mencoba menumbuhkan rasa ketertarikannya pada kelas yang kelewat aneh tersebut.

                Kelas tersebut sedang menonton sebuah cuplikan video yang di berikan oleh Hyori seonsang mengenai seorang perempuan yang gagal membuat makanan enak untuk kekasihnya. Bahkan parahnya lagi perempuan tersebut tidak banyak mengetahui informasi tentang namja tersebut sehingga ia membuat namja tersebut alergi akibat apa yang yeoja tersebut berikan.
“PLAK PLAK PLAK” Hyori seonsang mencoba mengendalikan kelas yang terlanjur ribut tersebut karna masing – masing siswa tengah sibuk mengomentari apa yang mereka tonton itu.
semua siswa terdiam menunggu seonsangnim mereka berbicara.
“seperti inilah ! tidak akan ada artinya jika kalian membuat atau memberikan sesuatu yang tidak disukai oleh pasangan kalian. Hal ini justru dapat mengganggu serta menimbulkan masalah”
“neeee seonsaaaaang”
“intinya, untuk orang yang kalian sukai. Agar perasaan kalian terbalas oleh mereka. Kalian harus mencari tahu apa yang disukai oleh orang tersebut.”
semua siswa ber-blazer pink itu mengangguk – angguk serentak.
“Jadi!” lanjut Hyori seonsang tegas
“selesaikan search sheet (isinya : makanan fav, olahraga fav, warna fav dan acara TV fav) ini dalam waktu 3 hari dan kumpulkan!!”
“mengerti ?!”
“mengerti Hyori seonsaaaaaang~”

oOo

“ah! Jadi begitu! Mencari tahu yang disukai oleh orang yang kita sukai secara natural!” seraya berjalan beriringan Jiyeon dan Yoonjo melangkah perlahan menuju keluar gedung heart. Yoonjo, teman sekamar Jiyeon nampaknya kini mulai merangkap menjadi pemandu yang mengajarkan Jiyeon tentang banyak hal disekolah itu. Oleh karna itu, wajar saja bila Jiyeon terus saja bertanya mengenai banyak hal pada Yoonjo.
 “geunde, bagaimana jika tidak memiliki orang yang disukai? Tidak semua orang punya orang yang disuka kan?”
“kan sudah kelas 2, semua sudah pasti memiliki orang yang disuka”
jiyeon nampak keheranan. Melihat itu Yoonjo pun melanjutkan kata – katanya.
“pelajaran di kelas 1 adalah menemukan orang yang disuka. Pelajaran kelas 2 adalah mendapatkan orang yang disuka dan pelajaran kelas 3 kita nanti adalah menjaga hubungan sambil persiapan ujian masuk kuliah”
“SAMPAI 3 TAHUN? Kelas heart benar – benar aneh. Tapi… mengagumkan!”
gumam Jiyeon terkagum – kagum. Matanya berbinar terang.  Meskipun ia sadar nilai cintanya nol besar ia tetap ingin melewati masa – masanya di sekolah itu bersama Jinyoung teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya.

oOo

                seperti biasa, masa – masa istirahat siang Jiyeon habiskan bersama Jinyoung, orang yang dianggapnya sebagai seorang malaikat.

“oooh, jadi begitu. Kau tau aku bersekolah disini dari majalah ini ya?” seraya menenggak susu kotaknya Jinyoung mengamati artikel berisikan dirinya yang pernah memenangkan olimpiade kindo nasional.
“makan siangnya hanya roti dan susu. Sepertinya ia menyukai makanan itu” fikir Jiyeon seraya mengisi Search sheet nya tugas yang diberikan oleh Hyori seonsang dan harus selesai dalam waktu 3 hari.
“sepertinya artikel ini berlebihan. Aku tidak sehebat ini”
“tidak. Kau itu sangat hebat Jinyoung-ah! peringkat 6 kendo nasional tingkat SMA itu luar biasa! Kau menjadi sangat hebat aku dan kakek merasa takjub!”
“benarkah?! Hahahaha” Jinyoung tertawa. Melihat itu Jiyeon merasa bahagia
“ah… senyumnya… alisnya sedikit turun seperti waktu dulu, hanya saja badannya bertambah tinggi dan suaranya pun berubah. Ternyata dia memang Jinyoung yang kusuka!” gumam Jiyeon memperhatikan wajah tertawa Jinyoung dengan seksama. Hal tersebut memancing dirinya bertanya akan sesuatu.
“Jinyoung-ah…  apakah ada yeoja yang kau suka ?!”
BROOOOT! Jinyoung kaget sehingga ia menyemburkan roti dan susu yang di kunyahnya
“Jinyoung-ah? Mworagoyo? Neol gwaenchanna ?”
Jinyoung menatap Jiyeon tajam, berusaha menelusup lewat matanya. Jinyoung ingin tau apa yang sedang difikirkan yeoja manis dihadapannya itu sehingga bisa bertanya hal demikian.
“ ‘yeoja yang disuka’ ? jamkamman! Apa menurutmu aku bisa melakukan hal ‘itu’ pada yeoja yang tidak kusukai ?” Jinyoung memicingkan matanya menatap Jiyeon intens,  namun Jiyeon justru menatapnya keheranan.
“hal semacam itu?!”
“aish~ apa kau fikir aku bisa memeluk yeoja yang tidak kusukai?!”
jiyeon kembali terdiam. Ia sibuk pada fikirannya sendiri. Memeluk? Apa yang namja itu ucapkan. Apa maksud Jinyoung berkata demikian. Jiyeon benar – benar tidak mengerti. Wajahnya benar – benar menampakkan keheranan yang amat. Melihat hal tersebut Jinyoung mencoba menghentikan yeoja tersebut, tak ingin yeoja tersebut menjadi sakit kepala karnanya.
“jiyeon-ah…” seru Jinyoung halus. Benar saja, Jiyeon berhenti berfikir dan mengarahkan wajahnya kearah sang sumber suara.
“ada apa?!”
“babo”
satu kalimat yang dilontarkan Jinyoung tersebut entah mengapa menjadi sebuah tamparan keras bagi Jiyeon.

Jiyeon POV

                “Bodoh?! Huwaaa! Apa maksud Jinyoung? Apa jangan – jangan ia membenciku? Huwaaaa apa yang kulakukan?!” aku masih menyesali apa yang terjadi tadi. Aku bertanya sesuatu hal yang sepertinya telah memancing kemarahan Jinyoung. Apa yang harus kulakukan?! aku tak ingin dibencinya!

“Jiyeon-ah! Pssst! Apa yang terjadi? Apa kau sedang sakit?!” sepertinya Eun Hyuk tau bahwa wajahku kini terlihat seperti manusia yang kekurangan gizi dan cairan mineral. Ah! Sepertinya aku bisa bertanya padanya
“Eunhyuk-ah~ apakah aku bodoh?!” balasku berbisik.
“HEY! ANAK HEART YANG DISANA!” aku lupa saat ini aku sedang berada di aula gedung olahraga A. si namja kurang ajar yang merupakan ketua OSIS disekolah ini sedang menyampaikan mengenai kegiatan bulanan disekolah ini. Aku tau yang ia maksud adalah aku. Tapi aku tak mau peduli takkan mau peduli.
“HEY KALIAN!! JANGAN BERBISIK – BISIK ATAU KAU AKAN AKU LEMPAR KELUAR !”
 “dasar! Semena – mena sekali manusia kurang ajar itu! Bagaimana bisa ia menjadi ketua OSIS disini! Sifatnya saja sangat buruk seperti itu!!” aku mengumpat dalam hati. Bagaimana pun juga aku tak ingin benar – benar dilempar olehnya aku masih ingin menikmati waktu ku bersama Jinyoung. Ah! Benar Jinyoung!

                Mataku menatap sesosok manusia yang sedang tersenyum padaku . eh benarkah itu manusia? Ia terlihat lebih mirip dengan malaikat. Ya malaikat ku Jinyoung. Omo! Dia sedang tersenyum padaku saat ini aaah~ apa ia sudah tidak marah? Dia sudah memaafkanku? Aku hanya ingin bersama dengan Jinyoung yang sangat kusukai !

Samar – samar ku mendengar kalimat demi kalimat yang terucap keras dari mulut Kyu Hyun.
“hari ini akan ada kegiatan rutin bulanan, yaitu membersihkan gedung sekolah bersama Diamond class bagi siswa Heart, pelajaran siang akan dihentikan.”
aku tak begitu peduli pada kata – katanya.bagiku Jinyoung yang telah memaafkan ku adalah segalanya.
“kita juga akan gunakan waktu setelah jam pelajaran untuk membersihkan isi sekolah. Selesai.”
“baiiikk” tanpa sadar kata – kata itu keluar dari mulutku terbawa oleh hiruk pikuk suasana di ruangan ini.
tapi kini aku sadar…

“HYORI SEONSAAAANG! KENAPA HARUS SISWA HEART YANG MEMBERSIHKAN GEDUNG DIAMOND??”
“anak – anak perempuan manis bagai Cinderella dan para anak laki – laki sopan bagai butler!  bersih – bersih dimulai Y” hyori seonsang tak memperdulikan ku sibuk memberi komando pada siswa – siswi heart lainnya.
“HYORI SEONSAAAANG!”
“sudahlah tidak apa – apa Jiyeon-ah sudah diputuskan seperti itu. Lagipula hanya hari ini saja siswa Heart class bisa masuk ke kawasan Diamond class” jawab Eunhyuk menanggapiku. Aku hanya kaget saat mendengarnya
“yang benar saja! Padahal satu sekolah!! Benar – benar keterlaluan namja kurang ajar itu !!” aku mengumpat kesal. Kulipat wajahku dan memanyunkan bibirku. Wujud dari rasa kekesalanku.
“Jiyeon-ah, jangan berwajah seperti itu. Kau jelek. Nanti ketua cho tidak mau melirik mu lhooo~”
Eunhyuk sial! Kata – katanya sama sekali tidak lucu!
“AKU TIDAK PEDULIIII!!” jawabku tegas. Namun para siswi justru mengatakan hal sebaliknya.
“lho, kenapa?  Ketua Cho itu sangat kereeeeen !!” ucap mereka bersamaan membuatku menahan muntah ku. Apa nya yang keren dari sosok laki – laki yang kasar itu?
“ia adalah tipe pangeran yang sulit didekati, otaknya itu benar-benar diluar kapasitas manusia pada umumnya. Wajahnya pun seperti boneka mungkin karena ia ¼ campuran Eropa!” Dae Na menjelaskan panjang lebar yang kenyataannya percuma. Aku tidak akan pernah merubah sudut pandangku padanya. Ia tetaplah seorang namja kurang ajar yang sangatlah kejam!
“aku tidak peduli pada namja kurang ajar sepertinya ! tidak akan pernah mau peduli !! DIA HANYA NAMJA BODOH YANG KEJAM DAN KASAAAAR!!”
Braaak!
emberku terjatuh. Sial! Aku mendangakkan kepalaku saat kurasa seseorang sengaja menjatuhkannya.
“KYUHYUN?!” ya namja itu! Sial benar – benar sial ! ia sudah mengotori lagi lantai yang telah ku bersihkan susah payah.
tap…
tap…
tap…
ia hanya berjalan melewatiku dan tidak mau meminta maaf?! Benar – benar orang itu !! aku akan memperbaiki sikapnya itu sampai ke akarnya !!!

Author POV

                Jiyeon mengambil langkah tegas menuju ruangan ketua OSIS. Ruangan yang sudah dipastikan didalamnya terdapat Kyuhyun seseorang yang memang sedang dicarinya. Namun saat ia membuka pintu. Sebuah pemandangan aneh mengusik penglihatannya. Seorang koki khusus siswa Diamond class tengah berlutut dan meminta maaf pada Kyuhyun.
“pulanglah ! kau dipecat!”
“tolong berikan aku satu kesempatan lagi” koki tersebut tetap bersikeras dan berlutut. Namun nampaknya kekesalan memang sudah membumbung tinggi di hati Kyuhyun. Tanpa sedikitpun rasa belas kasihan Kyuhyun memerintahkan pengawal pribadinya untuk mem-‘beres’ koki tersebut segera. Melihat itu tentu Jiyeon tidak akan pernah tinggal diam. Hatinya tergerak untuk selalu melakukan perlawanan jika dirasanya ada sesuatu yang tidak adil.
“hey CHO KYUHYUN!! Kau terlalu berlebihan pada orang itu ! benar – benar kejam !”
“dia itu koki professional, tidak ada gunanya jika masakannya tidak bisa dimakan” mendengar jawaban itu mata Jiyeon langsung tertuju pada beberapa makanan yang telah tersaji diatas meja makan khusus diruangan Kyuhyun itu. Jiyeon membelalak kaget !
“apa maksudmu tidak bisa dimakan?! Makanan ini semua luar biasa !!”
sepiring pasta dan beberapa makan penutup itu tampak bersinar dimata Jiyeon. Ia tak mengerti mengapa makanan itu dianggapnya tidak bisa dimakan.
“makanan itu ada paprikanya. Jadi tidak bisa dimakan!”
jiyeon geram. Matanya menatap Kyuhyun tajam. Bahkan api nampak tersulut disana.
“kau ke-kanak – kanakan !”
“berguna dan tidak berguna itu ada bedanya. Koki yang memasak menggunakan paprika tidak berguna, pelajaran Heart class yang tidak jelas juga tidak berguna. Orang yang beres-beres justru berguna karna bisa diandalkan”
Hati Jiyeon memanas  ingin rasanya ia menampar wajah namja dihadapannya itu.
“kau salah! Pelajaran di heart class bukan sesuatu yang tidak jelas !”
“kalau begitu. Coba kau cari pacar dalam waktu 1 minggu. Kalau kau berhasil aku akan mengakui heart class”
mata Jiyeon membulat. Ia menerawang jauh ke dalam fikirannya. “Tak mungkin” fikirnya begitu saja.
“jika kau gagal. Kau harus menjadi pesuruh di Diamond class !”
tak mungkin ia menolak. Harga dirinya dipertaruhkan. Ia benar – benar gabut. ia benar – benar bingung.
“baiklah !” ucapnya tiba – tiba. Yang tanpa disadari membuat Kyuhyun juga hampir kehilangan jantungnya.
“aku terima tantanganmu !”

To be continued….

RCL ya J oh iya jangan lupa beli karya aslinya di Toko Buku terdekat maupun terjauh ! LOVE TEXT karya Mitsubachi Miyuki diterbitkan oleh M&C 2012. Cepet beliiiiiiiiiiiiii (J^o^L)

Maaf kepanjangan :D   

8 thoughts on “LOVE TEXT III

  1. ahh,, Jiyeon lola deh #digetokJiyeonnie
    klo dia ngeh maksud Jinyoung dia pasti bakal jungkir balik saking senengnya #lebay
    knpa jantung Kyu hampir hilang(?) pas denger Jiyeon setuju dg tantangannya?
    hayo… berhasil gx Jiyeon nànti?
    Lanjut

give me your thoughts ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s